Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, 8 June 2018

Kabar Baik

Lebaran identik dengan kebersamaan dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terkasih. Nggak jarang, momen ini digunakan oleh sebagian dari kita untuk berbagi angpao THR untuk kerabat dan anak-anak. Berbagai desain amplop lucu bertebaran dan dijual bebas, sayangnya, sejauh yang kualami desainnya begitu-begitu saja dan tampak membosankan. Untuk anak-anak dan orang awam, mungkin hal ini tak begitu penting. Tapi untuk kita-kita yang memutuskan untuk terjun di industri kreatif, hal ini sama pentingnya dengan pandangan kritis terhadap daftar menu makanan yang tata visualnya tabrak lari. Heheu~

Sampai akhirnya tahun lalu salah satu temanku, Audianarayani merilis artwork seri amplop lebaran yang disebarkan secara cuma-cuma. Hal ini jadi menarik buatku -- bagaimana teman-teman artis merilis amplop-amplop lebaran versi mereka sendiri. Beberapa menjualnya sebagai merchandise, beberapa lainnya memilih untuk tetap membagikannya gratis, entah dengan alasan berbagi, bersenang-senang, atau apalah, bebas -- dan aku memilih opsi yang kedua.

Yap, di lebaran kali ini, aku mau berbagi sebuah desain amplop yang kukerjakan di sela-sela kesibukan kerja. Konsepnya sederhana --biasa juga karena banyak rekan-rekan artworker yang bermain dengan cara ini juga-- merupakan karya plesetan dari desain kemasan Kopi Kapal Api. Alasannya simpel, kopi ini yang sering kali kuminum sembari bekerja, jadi tiap hari lihatnya bungkus-bungkus  ini juga, haha.

Kabar Baik - Designed by Chanchanscraw, based on the original version owned by PT Kapal Api.
Not for commercial use.
Kabar Baik - Designed by Chanchanscraw, based on the original version owned by PT Kapal Api.
Not for commercial use.

Nah, buat kalian yang ingin menggunakannya, dapat didownload dengan gratis template-nya melalui link berikut ini:

Download Template Amplop Kabar Baik


Silahkan dicetak, dilipat-lipat, direkatkan dengan lem, dan digunakan untuk berbagi kebahagiaan :D Gunakan dengan bijak, ya! Tidak untuk diperjual-belikan. Panjang umur senang-senang~

Wednesday, 18 October 2017

Cara Membuat Wet Food Kucing DIY

Pernah ngalamin kucing kalian tiba-tiba menurun nafsu makannya? Mungkin bisa karena si kucing bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Itu pula yang dialami oleh kucing-kucingku. Tak jarang mereka mendadak berkurang nafsu makannya. Bagi seorang pecinta kucing, hal yang demikian pastilah jadi masalah, tentu saja aku termasuk di antaranya. Suatu hari, dari beberapa sumber yang kudapatkan, rasa bosan kucing terhadap makanannya juga bisa menjadi penyebab menurunnya nafsu makan. Oleh karenanya, kucoba mengganti pakannya dengan pakan basah. Benar saja, mereka lahap memakannya. Aku suka melihatnya. Tapi, kalau dipikir-pikir, harga pakan basah cukup tinggi juga jika dibandingkan dengan pakan kering berbentuk kibbles. Apalagi untukku yang seorang remaja miskin, bisa makin miskin aku kalau harus merogoh kocek lebih dalam hanya untuk keperluan pakan, di saat kebutuhan lain juga kian menghimpit tak kenal kasihan. 

Suatu hari, aku bertanya pada dokter hewan langganan kucing-kucingku tentang makanan organik apa yang bagus diberikan dan bisa didapat dengan harga yang lebih ekonomis. Si dokter pun memberi tahu, bahwa kita bisa mengombinasikan bahan-bahan pangan organik sebagai pakan selingan kucing. Akhirnya, panggilan jiwaku sebagai seorang pecinta kucing dan etos DIY yang selalu kugembar-gemborkan agar menjadi seorang punk yang kaffah membawaku untuk mencoba membuat sendiri menu makanan untuk kucing-kucingku. Berbekal resep yang disarankan si dokter, aku mulai belanja ke tukang sayur tradisional karena tak mau melanggengkan kapitalisme supermarket, halah prek! Pencitraan biar tampak kekirian!  Beberapa ibu menanyaiku dengan sedikit menyimpan keheranan, "Mau masak apa, mas?", "Emang bisa masak sendiri, mas?", dan lain sebagainya. Pikirku, biar saja lelaki berbelanja dan memasak, apa salahnya? Stereotipe gender memang sesuatu yang memuakkan dan mesti dilawan. Singkat cerita, aku berhasil membuat pakan kucing sendiri dan 'anak-anak'-ku suka!

Nah, di postingan kali ini (entah kenapa) aku ingin berbagi tips membuat makanan kucing sendiri, khususnya wet food berdasar apa yang pernah kubuat ini ya. Sebenarnya tips ini sudah banyak bertebaran di dunia maya, tapi apa salahnya, wong aku ingin sharing?!! Ya, sekali-sekali agar postingan di sini sedikit berguna bagi pengunjung normies lah ya...

Oke, pertama sediakan alat dan bahannya:


  1. Kompor, di sini aku pakai kompor punya si ibuk. Iya lah, wong aku tinggalnya juga sama ibuk.
  2. Panci dan apapun yang bisa dipakai untuk mengaduk. Tapi jangan sekop, kita sedang tidak akan mengaduk semen sebagai bahan bangunan.
  3. Wadah. Pakai apapun boleh, mau gelas, piring, baskom, akuarium, kolam renang, terserah.
  4. Tempe. Di sini aku beli sepotongnya Rp 1000,- dan memang aku cuma pakai sepotong.
  5. Ikan. Lebih baik ikan laut, karena aromanya lebih menyengat. Di sini aku pakai ikan pindang, biasanya dijual satu box isi dua, aku beli sih harganya cuma Rp 7000,-
  6. Bubuk agar-agar plain. Harganya sekitar 3-4000, murah kok! Ingat, yang plain ya!! Plain means tawar, nggak ada rasanya. Kita nggak lagi sedang bikin es buah.

Udah, itu aja sih kayaknya. Dari bahan yang dibeli, kira-kira kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 12.000, ya mentok mabelasribu lah. Murah sekali bukan?! Udah murah, DIY pula, wah rasanya aku sedang menantang kapitalisme korporat. Yo, fuck you!!!

Oke, selanjutnya cara membuat...



1. Rebus 4 gelas air. Setelah mendidih, masukan tempe dan ikan pindang yang telah disiapkan. Tunggu sekitar 15 menit sampai kira-kira matang.

2. Tiriskan tempe dan ikan pindang, pindahkan ke wadah lain. Airnya jangan dibuang, soalnya kaldu dari ikan ini lumayan menyengat baunya untuk merangsang nafsu makan kucing.

3. Tumbuk tempe dan ikan hingga lembut, lalu campurkan hingga jadi adonan. Bisa juga menggunakan blender kalau kamu malas dan memang ada blendernya, hehe.

4. Rebus kembali air kaldu yang sebelumnya disimpan, masukkan serbuk agar-agar, dan aduk rata!

5. Setelah mendidih, masukan adonan tempe dan ikan, aduk-aduk hingga rata.

6. Tuangkan adonan yang sudah merata ke dalam wadah, lalu tunggu hingga mengeras.

7. Jadi deh, kasih makan si kucing, sisanya bisa disimpan di kulkas.

Untuk pemberian selanjutnya, lebih baik dicampur dengan sedikit air panas, lalu dihancurkan agar aroma ikan lebih menyengat. Nah, kira-kira begitulah cara sederhana membuat sendiri wetfood untuk kucing kita. Dari bahan-bahan yang tadi kupaparkan, aku bisa membuat 3 kaleng (kaleng kemasan wetfood kucing 400gr) wetfood loh. Hemat banget kan?! Selain hemat juga sehat, karena tanpa pengawet dan pewarna, serta kita bisa memantau bahan apa saja dan cara membuatnya. Disamping itu, kita juga bisa menjadi pecinta kucing yang ngepang!!! Udah ah,.. Selamat mencoba!